Hidup ini seperti artikel tentang cinta, tanpa cinta hidupmu MAYA, dengan cinta hidupmu NYATA...


Bila tak banyak cerita dalam hidupmu, paling tidak satu telah terukir di atas daun, ini ceritaku, bagaimana ceritamu?

Sabtu, 16 Maret 2013

Bunga




Bunga

Jika sebuah hidup harus kau katakan seperti setangkai bunga
Bisa di tafsirkan bila tangkainya adalah awal, semakin  kau memulai semakin tinggi menjuntai
Jalan yang kau lalui sama hal nya dengan segala macam saraf dalam tangkainya, semakin teguh niatmu, semakin liar sarafnya.
Berjalan melalui banyak waktu..
Saat mulai rintik, lalu gerimis manis, gemuruh perlahan, lalu deras, dan hujan badai
Semua itu nyata, semua itu ada..
Juga hidupmu,..
Sebut hujan itu sebuah halang rintang
Banyak kekuatan dalam setiap tetes airnya, menyeruak kecil mulanya, menumbuhkan ketangguhan lanjutnya..
Tanpa halang rintang dirimu tertinggal jauh oleh angan
Tanpa air hujan ia pun merunduk perlahan, mengering, menguning dan berguguran..
Atau jika sebuah cinta harus dikatakan seperti setangkai bunga
Dari malu bersapa mulanya lalu tersenyum enggan terpaksa seadanya
Lalu memberanikan diri bertanya nama...
Lalu bunga?
Cinta sejati lah yang patut dsebut bunga. Cinta bukan rasa suka
Rela gugur demi mengindahkan suasana, rela berkorban atas nama cinta

Cinta sejati bak setangkai bunga
Hanya cinta sejati yang bisa di bilang seperti hal nya bunga

Catatan: Tulisan ini di tuliskan untuk tetangga saya atas permintaanya, dia adalah Lutviana Sari



Ukie Efandari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar